Review: Purbasari Hi-Matte Lip Cream [SPONSORED]

by - 7:30 PM

Hello Girls!
Today I’ll be doing this post in Bahasa instead. Yup, selain karena ini adalah produk lokal asli Indonesia, aku juga sudah lama sekali ya nggak tulis blog post pakai Bahasa. Jadi untuk memudahkan pembaca aku yang dari Indonesia untuk terhubung denganku lagi setelah sekian lama 😊

Jadi beberapa bulan lalu, aku sudah mendengar kabar kalau Purbasari Indonesia akan mengeluarkan matte lip cream pertama mereka. Jujur, siapa saja pasti excited karena merek ini terkenal dengan lipstik matte-nya juga, kan? Ketika ada seorang member dari Surabaya Beauty Blogger memasukkan screenshot dari salah satu unggahan Purbasari Indonesia di Instagram-nya kedalam grup, tentu saja aku termasuk salah satu diantara blogger yang langsung meluncur ke TKP dan mendaftar. Semoga bisa kepilih! Finally, I got chosen by their team to be reviewing this product for my readers. Yay!



Sama seperti Matte Lipstick-nya, Purbasari Hi-Matte Lip Cream ini juga dilengkapi dengan kemasan luar yakni kardus untuk melindungi produk didalamnya. Desain dari box ini juga cukup sederhana, didominasi dengan warna hitam dan bahan kertas doff serta pada bagian tengahnya dilubangi untuk memudahkan kita melihat warna asli dari produk yang ada didalamnya. Just in case stiker penanda warna di bagian atas salah tempel mungkin ya, hehe!




PRODUCT INFO
Hi-Matte Lip Cream Hydra Series
Brand: Purbasari
Netto Weight/Content: 6.5 g
Origin: Indonesia
Price: IDR 40,000 - 55,000
Where to Buy: Local Cosmetics Store

INGREDIENTS


Saat pertama kali mengeluarkan produk dari box luar, kesan pertamaku ialah wow! Cantik sekali kemasan lip cream ini, ada kesan elegan dari paduan tube bening dan tutupnya yang berwarna hitam dan doff, serta pinggiran emas diantara keduanya. Meski terbuat dari plastik, sama sekali tidak terlihat murah lho! Bentuk tube persegi lebih nampak elegan daripada tube tabung pada umumnya, ditambah lagi pada keempat sisinya dibuat tegas dan tidak rounded gitu.


Satu hal lagi yang penting bagiku, ialah sebuah produk bibir yang nggak berat di kemasan dan super tahan banting. Bukan hanya berbicara masalah kualitas produk, bagiku tube lip cream ini cukup ringan dan cukup tahan goresan dan benturan. Karena bentuk tube-nya persegi, bisa jadi kalau jatuh/terbentur dengan produk lain dia akan mudah tergores atau retak, namun ternyata nggak sama sekali lho! Aku membawa seluruh produk ini bersamaku ke Malaysia kemarin, dan nggak aku letakkan didalam makeup pouch tapi langsung di koper carry-on. Kena desakan barang sana-sini, benturan, jatuh, tapi kemasannya masih utuh dan cantik banget.


 SWATCH
(L-R): Vinca - Azalea - Lantana - Zinnia - Freesia

Secara umum, lip cream ini sangat creamy dan formulanya ringan di bibir sehingga tidak mudah menggumpal. Kalian yang penggemar lip cream, pasti tahu kan bagaimana rasanya kalau produk menggumpal di bibir…ew banget! Namun Hi-Matte Lip Cream ini memiliki formulasi yang cukup konsisten untuk setiap warna, dan untuk ketahanan juga cukup baik kecuali tentunya pada shade-shade terang seperti Vinca dan Azalea ya. Tentu saja setelah sepiring nasi Padang, nggak akan ada lagi yang tersisa di bibir kita – apalagi kalau lagi lapar hehe!

Karena dari namanya saja sudah mengandung kata-kata hydra, memang saat diaplikasikan lip cream ini tidak membuat bibir kita nampak kering-kerontang. Namun seiring berjalannya waktu, lip cream ini juga akan masuk ke sela-sela garis natural di bibir kita dan membuatnya nampak kering huhu Padahal, menurutku sih nggak drying ya saat dipakai.

Selain itu, satu hal lagi yang amat baik menurutku ialah seluruh warna di seri produk ini true-to-color. Apa yang kamu lihat di tube, itu yang kamu dapatkan pula saat mengaplikasikan produk di bibir! Banyak produk yang karena formulanya ringan, akhirnya mengorbankan konsistensi dari cream itu sendiri dan membuat warna jadi tidak terlalu nyata sebagaimana nampak di tube. Hal ini nggak terjadi di Purbasari Hi-Matte Lip Cream, meski pada beberapa warna memang ada yang agak sheer/tipis saat diaplikasikan, namun warnanya menurutku masih sama seperti yang seharusnya. Tinggal dipulas lagi deh dan di build ke ketebalan idaman, beres!

Arm Swatch: Vinca - Azalea
Arm Swatch: Lantana - Zinnia - Freesia

Oke, sekarang kita masuk ke in-depth review untuk masing-masing warna!

01 Vinca

Vinca bagiku ialah warna peach muda, dengan base putih dan peach ya, jadi bukan cokelat. Warna ini cukup terang dan pucat, namun aku suka banget dengan warna ini! Vinca tahan hingga 3 jam di bibirku. Color payoff-nya amat baik, namun karena warnanya yang memang terang jadi nampak tidak membaur dengan baik dengan bibir kalau langsung diaplikasikan dengan tebal. Untuk mengatasi hal ini, aku biasanya aplikasikan Vaseline atau pelembab bibir yang emollient dulu, baru memakai Vinca dan meratakannya dengan jari. Ketika sudah agak kering, barulah aku mengaplikasikan pulasan kedua di bibir. Hasilnya? Foto dibawah ini!




02 Azalea

Azalea ini warna favoritku, serius! Aku bukan penggemar warna nude atau netral, terlebih warna MLBB (my lips but better). Namun setelah mencoba Azalea, aku benar-benar jatuh cinta. Warnanya ini cukup unik, neutral brown namun dengan sentuhan merah yang tepat sehingga tidak terlalu pucat maupun terlalu norak. Warna ini bagus meski dipakai tanpa makeup sama sekali di wajah, dan langsung dapat membuat wajah kita segar seketika.
Satu kekurangan kecil, ialah warna ini butuh 2 ulasan untuk dapat mencapai full coverage dan color payoff yang sempurna. Selain itu, warna ini sempurna! Tahan hingga 3 jam tanpa heavy meals ya 😉




03 Lantana

Lantana is a very gorgeous color. Warna ini ialah merah koral yang segar, dengan color payoff yang sangat baik, dan ketahanan yang luar biasa! Di bibirku, Lantana tahan sekitar 4-5 jam. Ini juga merupakan warna favoritku karena formulanya yang luar biasa dan membuat wajah kita langsung segar dan cerah saat dipakai. Tentu saja karena lebih gelap dan intense, warna ini lebih tahan daripada dua warna sebelumnya. Total love!




04 Zinnia

Zinnia adalah Barbie pink – tidak terlalu merah dan tidak terlalu ungu. Perfect Barbie pink indeed! Meski aku bilang warna ini termasuk Barbie pink, namun Zinnia ini tidak norak. Malah, aku agak kecewa dengan formulasi dari warna ini konsistensinya cenderung lebih tipis dari warna-warna lain. Untuk mendapat full coverage dan color payoff yang sempurna, butuh 2-3 ulasan. Aku cukup sedih, karena Zinnia ini lucuuuuu banget warnanya dan once again, bikin muka kita segar dan cerah kalau dipakai. Ketahanan Zinnia juga kurang baik, setara dengan Azalea dan Vinca, Zinnia hanya tahan hingga 3 jam di bibirku. Sad because it’s my favorite and I had big hope in it!




05 Freesia

Freesia is another favorite. Girl, this is the color you should get. Now. Cepetan dibeli, Freesia ini cakep banget warnanya! Merah gelap yang membuat tampilan kamu tampak mewah dan mempesona. Serius, aku nggak lagi gombal atau promosi. Formula, color payoff, ketahanan dari Freesia ini JUARA BANGET. Bener-bener juara. Merahnya itu bukan merah terang yang fire hydrant red gitu, namun cenderung gelap dan membuat warna ini nampak elegan dan “mahal”. Freesia juga tahan di bibir meski setelah aku makan iga penyet di Leko, jalan-jalan, dan minum Starbucks ukuran venti sampai habis. Hehe, total 5 jam. #maruk
Pakai lip cream ini membuat kamu seperti England Lady gitu deh! Serius. Lihat sendiri deh gimana warna ini di aku:




Last Words?
Purbasari Hi-Matte Lip Cream Hydra Series ini salah satu produk lip cream yang harus kamu miliki, terutama untuk warna Lantana, Freesia, dan Azalea. Sesungguhnya semua warnanya sih cantik, namun pribadi aku menyarankan ketiga warna itu untuk ada di koleksi kamu. Selain karena harganya yang murah dan kemasan yang memang cantik, formula dari lip cream ini juga nggak kalah dengan produk dengan harga 2-3 kali lipat diatasnya lho! Aku salut banget sama produk lokal Indonesia yang mulai bersaing dengan produk luar negeri, terlebih kalau harganya terjangkau dan kualitas yang luar biasa. 

Untuk ketahanan, lip cream ini juga cukup baik ketahanannya di bibir dan tidak membuat bibir terasa ketarik atau kering gitu. Sesuai namanya, lip cream ini memiliki finish dead matte jadi buat kalian yang kurang suka dengan produk bibir matte, mungkin pemakaian lip balm baik sebelum maupun sesudah aplikasi produk ini dapat membantu.

***

Oya, meskipun produk ini merupakan PR Kit/produk sponsor, semua opini yang tertuang di tulisan ini 100% murni opini pribadi ya girls 😉

Jadi gimana nih pendapat kalian soal Purbasari Hi-Matte Lip Cream? Sudah pada nyobain? Atau jadi makin penasaran setelah baca review aku? Kutunggu komentar dan masukan kalian ya di kolom komentar dibawah! Thank you for reading this post, xoxo!

You May Also Like

0 kisses